Halaman yang berisi informasi & berita seputar perfilman Yogyakarta.

PESERTA WORKSHOP CONDONGCATUR SADAR KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Selasa, 06 Maret 2018

PESERTA WORKSHOP CONDONGCATUR SADAR KEBERSIHAN LINGKUNGAN

 

            Akhirnya tiba waktunya Tahap Produksi Film untuk Desa Condongcatur, Sleman. Tahap itu dilaksanakan pada tanggal 2 sampai  6 Maret 2018. Lokasi syuting yang dipilih tak begitu berjauhan dari pelaksanaan Tahap Penyampaian Materi yang berada di Cepit. Meski ada satu lokasi yang harus melewati pusat kemacetan untuk sampai di situ.

            Namun, kendala dan hambatan selama syuting lah yang agak mengganggu pelaksanaannya. Hambatan-hambatan itu ialah cuaca yang kurang mendukung. Selama dua hari syuting, cuaca selalu mendung dan gerimis. Belum lagi padatnya lalulintas area perkotaan Jogja yang sedikit menghambat perjalanan kru untuk sampai di lokasi. Terakhir, ialah mengatur para bocah yang telah diplot jadi aktor film tersebut supaya memahami setiap laku yang dikehendaki seperti dalam skenario film.

            Inti cerita film yang diproduksi oleh Peserta Workshop Condongcatur berpusat pada kanak-kanak yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungannya, yaitu kebersihan sungai. Secara isi, film ini berusaha mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan supaya tercipta wilayah huni yang harmonis, antara manusia dengan alam. Sutradara kelompok workshop Condongcatur, Dewi Nur Laila, menyatakan bahwa ide cerita ini berasal dari keinginan anaknya untuk membuat sungai menjadi bersih. “Anak saya kan suka baca buku. Kebetulan buku yang pernah dibacanya itu menceritakan sungai terkotor di Paris yang setelah 20 tahun menjadi sungai terbersih,” tutur Dewi.

            Dewi mengakui bahwa dia cukup kesulitan untuk menghadapi pengalaman pertama produksi filmnya ini. Kesulitan yang dihadapinya terkait dengan cara memvisualisasikan cerita tertulis dalam skenario. Meski demikia, ia juga mengatakan bahwa dokumentasi audio visual atau film ini dapat menjadi varian perekaman maupun penyampaian kegiatan sehari-hari.

            Setelah pelaksanaan produksi film di Condongcatur ini, kru workshop akan berlabuh ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Imdad, Bantul, untuk memandu para santri di sana, di Ponpes Al-Imdad, produksi film akan menawarkan proses dan cerita yang berbeda pula.

Komentar Member

Tinggalkan Komentar


Login atau Daftar

copyright © 2013
Dinas Kebudayaan DIY

Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945
email : budaya@tasteofjogja.org